Contribution To Nation Hexagon City

Contribution to nation
Contribution To Nation



Whats Your Contribution To Nation? Apa kontribusiku pada Hexagon City? Pertanyaan ini membuat saya flashback kembali ke awal dimulainya saya resmi menjadi Hexagonia, warga Hexagon City Bunda Produktif Ibu Profesional. 


Passionate People


Semangat saya belajar di Hexagon City masih sama seperti saat saya masuk ke kelas matrikulsi dulu, bahkan makin bertambah. Makin banyak hal yang pengen saya pelajari dan gali sesuai dengan passion saya.


Makin saya belajar, makin banyak hal yang pengen saya ketahui, saya semakin haus ilmu. 


Semangat itu ada di dalam diri saya, namun seringkali hal itu berbenturan dengan keterbatasan waktu luang saya.


Ya, waktu online saya terbatas. Sedangkan di minggu ini ada banyak sekali agenda dan informasi yang mengalir di Hexagon City.


Di waktu saya yang terbatas, saya sering membuka informasi tersebut satu persatu, jika memang kurang sesuai dengan passion saya, saya baca cepat untuk menambah pengetahuan. 


Namun jika itu sesuai dengan bidang yang saya ingin pelajari, saya pelajari dan ikuti hingga selesai. 

Rasanya saya ingin melahap semua "makanan" itu, namun saya teringat kembali di tahapan kelas sebelumnya.


Seekor ulat yang terlalu banyak makan akan menjadi terlalu gemuk dan akan susah untuk berjalan. Sehingga kita perlu prioritas, mana yang penting dan mendesak, dan mana yang bisa ditunda. 


Begitu yang saya lakukan dalam melalui arus informasi yang sangat deras di Hexagon City pekan ini. 


Hexagon City ini sangat keren menurut saya. Di kota ini kita belajar dan dibimbing untuk menjalani passion kita, memupuk passion kita agar dapat menjadi passionate people.


Apa itu passionate people? 

Passionate people adalah orang-orang yang berhasrat tinggi dalam sesuatu hal. 


Dalam era citizen 4.0 sekarang ini, setiap orang perlu mengenali passion dan mengembangkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat. 


Saat ini suatu bisnis yang kuat bukanlah yang mempunyai modal yang kuat, namun dia yang mampu menjadikan passion (ide kreatif) sebagai dasar berbisnis adalah yang akan bertahan. 


Tidak mudah memang untuk mengidentifikasi passion kita. Perlu sebuah proses untuk mengenali apa passion kita.


Di Ibu Profesional ini kami belajar untuk mengidentifikasinya. Dan di Hexagon City ini kita diajak untuk mengembangkannya untuk sesuatu yang lebih bermanfaat.


Secara garis besar passion itu terbagi menjadi: Passion for KnowledgePassion for BusinessPassion of Service, dan Passion for People. Keempatnya tidak bisa berdiri masing-masing. Semua saling berhubungan dan terkait. 

Passion saya

Satu sisi hidup saya, saya sedang menjalani passion saya di bidang ibu dan anak, yaitu menjadi babywearing educator. 


Passion yang saya jalani ini telah memberikan manfaat kepada saya pribadi dalam mengasuh anak saya Andien. 


Saya telah dan sedang mencoba bermanfaat bagi orang lain dengan sharing ilmu babywearing ini melalui media online (whatsapp group, facebook, instagram live dan zoom class) ataupun media offline seperti private class ataupun konsultasi pribadi.


Alhamdulillah saya mendapat bonus yang tidak terduga dari passion saya ini, yaitu suatu income. Income ini bukan tujuan saya. Dengan berbagi ilmu kepada teman-teman ataupun orangtua lain yang ingin belajar babywearing saya sudah sangat berbahagia. Jadi income ini adalah suatu bonus, bukan tujuan saya.

I'm living my passion, i'm happy for that. I need to learn a lot for the future


Character Cultivated


Di dalam Hexagon City ini kami digabungkan dengan hexagonia lain dalam suatu co-housing berdasarkan passionnya. 


Di dalam co-housing, kami membuat suatu project passion. Untuk mencapai goal dari project passion tersebut kami dibimbing untuk mengidentifikasi character cultivated yaitu karakter yang harus dibudidayakan agar dapat mencapai goal kami di project passion.


Karakter yang ingin saya punyai yang akan saya pelajari untuk saya jadikan habit adalah manajemen waktu yang baik. 


Kenapa manajemen waktu?


Seperti yang saya sampaikan diawal tadi, waktu online saya sabgat terbatas. Saya harus membagi waktu yang terbatas ini untuk banyak hal yang menjadi tanggung jawab saya. Saya perlu banyak belajar di manajemen waktu saya. 


Habit Power


Dalam menjalani project passion ini kami harus menentukan suatu habit agar dapat selalu selaras dalam mencapai goal yang ingin kita raih.


Habit yang saya pilih kaitannya dengan project ini adalah dengan habit untuk selalu make time bermain (belajar) dengan anak, membuat suatu learning schedule, membuat dokumentasi dalam bentuk foto ataupun video sebagai bahan evaluasi pencapaian belajar kami. 


Shining 4E


Saat memasuki zona 4E di minggu lalu, membuat saya mengevaluasi apalah passion yang saya jalani sudah on track? 


Jika kaitannya dengan co-housing ibu dan anak dengan project passionnya Semesta Bermain Bahagia, saya merasa Enjoy dan Easy. 


Saya menikmati proses bermain dan belajar bersama anak saya as always. Saya menikmati wakru interaksi dengannya sama seperti aktifitas kami yang lain. Untuk Excellence dan Earn nya saya belum mencapainya. Masih belajar untuk kesana 😍


Jika ditilik ke passion saya di bidang ibu anak yang lain, yaitu dari sisi babywearing. Saya merasa enjoy, easy dan sudah berproses earning something. Untuk excellence nya, saya masih perlu banyak belajar. Yes, saya masih haus untuk belajar di bidang ini.


Contribution To Nation


Saya belum dapat berkontribusi banyak bagi Hexagon City, namun seperti yang disampaikan oleh Founding Mother, Ibu Septi Wulandari  bahwa bergabungnya kita ke fasilitas-fasilitas yang disediakan adalah suatu kontribusi bagi kota. 


Berikut adalah bukti kontribusi saya untuk Hexagon City, dengan bergavung ke fasilitas yang ada.


Jurnal Kontribusi Kota
Jurnal Kontribusi Kota


Saya ingin sekali memberikan kontribusi yang tak terhingga kepada Hexagon City, namun mungkin saat ini belum dapat saya laksanakan. 


Mungkin suatu saat nanti saya berkesempatan untuk memberikan berperan banyak dalam contribution to nation di Hexagon City. 


#HexagonCity

#Hexagonia

#ContributiontoNation

#KuliahBundaProduktif

#InstitutIbuProfesional






Read More

Kuliner Kekinian: Ricebox Essence Jogja

Kuliner Kekinian

 

Siapa nih yang suka hunting kuliner kekinian Jogja? Banyak pasti yah! Saya pribadi adalah penyuka ricebox, dan ricebox nya Essense Jogja adalah salah satu yang mencuri perhatian saya.


Minggu malam tanggal 22 November lalu saya menghadiri acara Welcome Party komunitas content creator, Creator Hub Yogyakarta.

Welcome party
Welcome Party Creator Hub Yogya di Ayara Space



Saya merasa sangat beruntung menjadi bagian dari acara ini, selain karena dapet teman dan ilmu, juga karena berkesempatan nyobain pre-launching new menu dari Essence Jogja.


Lokasi Essence Jogja

Lokasi ricebox Essence Jogja
Lokasi ricebox Essence Jogja



Sebenernya dimana sih lokasinya Essence Jogja ini? Hayoo siapa yang tahu?


Jadi kemarin minggu itu acara diadakan di Ayara Space, yang berada di Jalan Jendral Sudirman No.40, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta.


Ayara space adalah sebuah co-working space yang tempatnya agak "ngumpet" di belakang Circle K sebelum McDonald's Kotabaru Jogja. Ya, segaris lurus dengan Tugu Yogyakarta, hanya sekitar 650 meter dari Tugu Yogyakarta, jika berjalan kaki dapat ditempuh kurang lebih 8 menit.


Dari jalan raya mungkin terlihat sangat kecil, namun jika kita memasuki lokasinya akan terlihat halaman parkir yang cukup luas dengan dihiasi berbagai pohon rindang dan tanaman hias.


Sisi selatan ayara space
Sisi selatan Ayara Space



Di dalam area ayara space terdapat sebuah coffe shop 2 lantai di sisi barat. Di sisi selatan terdapat meja dan kursi pengunjung.


Di sisi utara, terdapat sebuat meeting room. Di sisi timur ada foodcourt dan meja kursi di depannya. Dan Essence Jogja adalah salah satu tenant yang berada di foodcourt tersebut.

Ambience Essense Jogja

 

Meja dan kursi di depan foodcourt Ayara Space
Meja dan kursi di depan foodcourt Ayara Space


Karena letaknya yang agak ke dalam, membuat suasana Essence Jogja yang berada di ayara space ini cukup tenang walau sebenarnya dia berada di tengah kota.


Banyaknya pepohonan rindang membuat suasana teduh dan sejuk. Cocok sekali buat yang mau ngobrol santai, ngerjain tugas, meeting ataupun sekedar untuk makan dan minum.

Kursi dan meja yang tersedia cukup simple namun tetap nyaman untuk pengunjung.

Ricebox-nya Essense Jogja




Seperti tagline dari Essense Jogja yaitu authentic ricebox. Maka menu yang ditawarkan disini adalah berkonsep ricebox.


Ricebox adalah suatu olahan nasi yang ditambah dengan menu lauk diatasnya. Menu lauk yang ditawarkan rice box sangat bervariasi, ada yang menu kekinian ada juga yang menu rumahan.


Konsep rice box ini sebenarnya mirip dengan nasi kotak atau nasi bungkus yang memang telah lama dikenal masyarakat Indonesia.


Yang membedakan adalah pengemasan rice box ini lebih menarik dan lebih praktis, untuk dibawa kemana-mana.


Ini adalah nilai lebih yang sangat menarik kaum milenial saat ini. Kepraktisan tanpa mengabaikan tastenya. All in one lah ya.



Menu Essence Jogja


Apa aja sih yang ditawarkan sama Essense Jogja ini? Ada beberapa menu andalan disini, beberapa diantaranya yaitu:
  1. Niskala, terbuat dari cumi segar, telur asin, dan penyedap rasa rahasia.
  2. Arumi, terbuat dari dada ayam segar dan rendah lemak, minyak kelapa dan rempah-rempah organik.
  3. Sekala, terbuat dari potongan paha ayam segar, telur asin dan penyedap rasa rahasia.
  4. Bethari, terbuat dari cumi segar dengan minyak kelapa dan rempah-rempah organik.


Dan dalam acara welcome party Creator Hub Yogya kemarin kami berkesempatan mencoba menu baru yaitu:


Korean Bbq Sauce, dengan pilihan menu:
  • Chi-gogi, terbuat dari paha ayam renyah dengan saus bbq korea dan penyedap rasa spesial
  • O-gogi, Cincin cumi renyah dengan saus bbq korea dan penyedap rasa spesial


Creamy Mushroom Sauce, dengan pilihan menu:
  • Farafra, terbuat dari paha ayam yang renyah dengan saus krim jamur dan penyedap rasa yang istimewa
  • Baharya, terbuat dari cincin cumi-cumi renyah dengan saus krim jamur dan penyedap rasa spesial



Kebayang kan ya, rasanya pasti tasty banget. Malam itu saya memilih Chi-gogi. Kenapa saya memilih menu ini? Yaps bener sekali dugaan anda, biar samaan kayak Oppa Hyun Bin dan Oppa Kim Seon Ho dong ya… makannya pake Korean bbq sauce. Hihihi. 😁😅


Untuk penampakan menu lainnya, bisa buka halaman instagram Essence Jogja di @essencejogja yaa.


Menu Baru Chi-Gogi

Chi-gogi menu baru essence Jogja
Chi-gogi




Sebelum aku makan nih Chi-gogi, aku tertarik sama packagingnya yang simple banget, namun terkesan manis.


Ada tulisan "deliciousness in a box" di pinggir kemasannya. Di saya sendiri itu malah bikin semakin penasaran kepengen buru-buru buka dan makan isinya, dan membuktikan seberapa delicious nya menu ini. Hehehe.

Tulisan penggugah selera
Tulisan penggugah selera



Aku buka deh ya itu box nya, dan uwow, langsung keliatan tuh ayam dan sausnya. Belum masuk mulut aja udah berasa renyahnya. Hehehe.


Chi-Gogi ini terbuat dari paha ayam yang dipotong kecil dan digoreng kering yang disiram dengan saus bbq korea diatasnya.


Saat aku makan ini chi-gogi, luarnya emang krispi banget, kriuk gitu, tapi ayam di dalamnya berasa empuk, dan ayamnya ada rasanya. I mean, bumbunya berasa di lidah. Mantap lah ya di lidah rasanya.


Untuk saus bbq koreanya, ini tasty banget. Dipadukan dengan rasa ayamnya jadi makin mantap.


Kalau buat saya ini porsinya pas banget, nggak terlalu banyak dan nggak terlalu sedikit. Cukup untuk bikin kenyang perut yang lapar, hehe.


Daftar Harga


Harga yang ditawarkan oleh Essense Jogja cukup terjangkau untuk mahasiswa dan masyarakat umum. Harga yang ditawarkan oleh Essense Jogja adalah di sekitar Rp 20.000,- . Jika dibandingkan dengan rasa dan porsinya, harganya sangat worth it kalau menurutku.


Pesan antar


Selain menawarkan dine in dengan protokol kesehatan, Essense Jogja juga bisa dipesan melalui layanan ojek online. Ada yang hobby order makanan via ojek online kayak saya? Hehe.


Selain sangat memudahkan kita, pemesanan melalui ojek online ini juga bikin makin happy. Karena sering ada promo diskon!


Udah enak, kenyang, dianter sampai rumah, dapat diskon pula! Happy banget kan ya!



All in one


Buat yang suka nyari tempat agak lega buat bikin acara gathering komunitas, saya rasa tempat ini cukup bagus untuk jadi pilihan. Parkir yang luas, tempat yang nyaman dan pilihan menu yang ditawarkan oleh Essense Jogja juga enak.


Nggak hanya itu, bagi family yang mau nyantai bareng atau anak muda yang nyari tempat buat sekedar ngobrol atau nugas, tempat ini juga cocok banget.


Tempat yang strategis di tengah kota, suasana sejuk dan nyaman, pasti akan membuat kamu betah berlama-lama disana. Apalagi buat pecinta ricebox seperti saya, kayaknya kudu nyobain deh makan ke Essence Jogja, authentic ricebox. Ada yang mau ngajakin saya ke kuliner kekinian Jogja ini? Hayuk lah!


Read More

Tips Memilih Gendongan Bayi

Tips memilih gendongan
Gendongan Bayi



Sebagai babywearing educator, saya sering sekali mendapatkan pertanyaan, “Gendongan yang bagaimana sih yang aman dan nyaman untuk bayi saya?”


Menggendong adalah suatu tradisi turun temurun dari nenek moyang kita, selain itu menggendong adalah kebutuhan alamiah seorang anak manusia. Dahulu kala di Jawa, khususnya tempat kelahiran saya, Yogyakarta, cara menggendong bayi itu hanya menggunakan selendang jarik.


Dalam ilmu babywearing sendiri selendang jarik ini dapat dioptimalkan dengan beberapa teknik agar dapat tetap aman dan nyaman dalam menggendong bayi. Ada teknik simpul jangkar (slipknot), flat reef knot dan simple hip carry (double knot). Dengan mengggunakan teknik-teknik ini menggendong anak menggunakan selendang jarik tetap terasa aman dan nyaman.


Semakin hari, semakin banyak produsen gendongan atau babycarrier bermunculan di dalam dan luar negeri. Masing-masing produsen menawarkan bermacam jenis gendongan dengan beragam fitur, motif dan harga.

Saking banyaknya produk baru, banyak orang tua yang bingung untuk menentukan, “Gendongan yang mana yang sebaiknya saya beli?


Sebenarnya tidak ada jawaban benar atau salah, tidak ada satu jawaban dari pertanyaan ini yang berlaku untuk semua orang. Dikarenakan setiap orang tua pastinya memiliki pertimbangan masing-masing tergantung dari kebutuhannya. 

 

Yang akan saya share disini adalah pengalaman saya yang semoga dapat membantu anda mempersempit pilihan diantara banyaknya pilihan yang ada.


Kriteria Obyektif Untuk Memilih Gendongan


  • Safety/Keamanan

Gendongan yang kita pilih sebaiknya aman (untuk anak dan penggendong), kain gendongan pas dengan punggung bayi, sehingga tulang belakang tersupport dengan baik sehingga dapat tersangga dengan posisi yang alami.


Dalam dunia babywearing ada indikator dalam menilai keamanan dalam menggendong, yang terangkum dalam infografis berikut.


Tips memilih gendongan secara safety
Safety Babywearing ABC


TICKS SAFETY BABYWEARING
Ticks Safety babywearing


  • Mendukung posisi spread-squat


apakah gendongan memungkinkan kaki bayi untuk mengadopsi posisi spread-squat, menempatkan sendi panggul ke posisi yang benar dan memungkinkan posisi knee to knee, dan menjamin bahwa lutut bayi tetap pada ketinggian pusar ketika bayi dalam kondisi relaksasi.



posisi spread squat
posisi spread squat

  • Hands-free

Apakah gendongan memungkinkan penggendong untuk mendistribusikan berat bayi secara merata? Sehingga gendongan lebih nyaman dan memungkinkan orang tua untuk menikmati momen menggendong bayi mereka.


Tips Spesifik Memilih Gendongan Bayi

 

Dalam memilih gendongan bayi, beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan yaitu:

  • Berapakah usia bayi/anak yang akan digendong?


Hal ini menjadi penting karena berhubungan dengan keamanan dan kenyamanan saat dipakai. Setiap gendongan memiliki peruntukan mulai usia berapa bayi/anak diperbolehkan memakainya.


Setiap produk gendongan biasanya disertai dengan manual book atau buku panduan pemakai. Kita bisa mulai dari sana jika kita sama sekali belum tahu atau belum pernah memakai suatu gendongan tertentu.


Ada jenis gendongan yang bisa dipakai newborn, seperti stretchy wrap, ringsling, woven wrap atau adjustable ssc (ssc yang bisa disetting ukuran body panelnya).


Namun ada jenis gendongan yang dipakai saat bayi/anak mencapai milestone atau sudah berusia tertentu, seperti ssc standart size yang disarankan dipakai saat bayi sudah mempunya kontrol kepala dengan baik, sekitar usia 4 bulan. Dan ada juga ssc toddler yang bisa dipakai saat anak memasuki usia toddler.


Ada juga gendongan yang dapat dipakai sejak newborn sampai toddler, yaitu woven wrap, meh dai, ringsling, selendang jarik dan adjustable ssc.

Gendongan sesuai usia
Gendongan sesuai usia



Kita pilih gendongan sesuai dengan milestone pertumbuhan anak. Hindari memaksakan anak untuk memakai gendongan yang melebihi dari usia/milestonenya. Selain ini tidak nyaman bagi bayi/anak dan penggendongnya, hal ini juga berbahaya.


Kita memilih gendongan mengikuti milestone bayi, bukan bayi/anak yang mengikuti keinginan kita.



  • Untuk keperluan apa dan berapa lama gendongan akan dipergunakan?

Hal ini perlu menjadi pertimbangan untuk kenyamanan anak dan penggendong. Seperti kita ketahui, gendongan ada yang bertumpu di satu sisi bahu dan ada yang tersebar ke 2 titik tumpuan bahu.


Jika anda sering membutuhkan gendongan untuk durasi yang lama, misalkan untuk jalan-jalan jauh, anda bisa memilih jenis ssc, woven wrap ataupun meh dai.


Jika anak anda sudah memasuki fase naik turun gendongan, sehingga anda sering memakai dan melepas gendongan dalam waktu singkat,anda bisa mempertimbangkan penggunaan ringsling atau pouch.


  • Siapa yang akan memakai

Apakah anda sendiri yang akan menggunakan gendongan tersebut, ataukah anda akan bergantian memakai dengan suami atau pengasuh.


Ada gendongan yang bisa diatur ukurannya mengikuti ukuran tubuh penggendong, seperti ringsling, ssc, mehdai, woven wrap atau selendang jarik.


Namun ada juga gendongan yang ukurannya statis untuk ukuran tubuh tertentu, misalkan pouch dan geos. Pouch dan geos ini akan berfungsi dengan optimal, aman dan nyaman dipakai jika penggendong menggunakan size yang tepat. Jika penggendong menggunakan size yang kekecilan ataupun kedodoran, keamanan dan kenyamanan tidak tercapai.



  • Kemudahan Pemakaian

Apakah anda termasuk orang tua yang menginginkan gendongan itu mudah dipergunakan, atau anda termasuk orang tua yang menyukai eksplorasi dalam penggunaan gendongan.


Jika anda adalah yang menyukai sesuatu yang simple dan praktis dalam menggendong, anda bisa memilih ringsling, ssc, geos dan pouch.


Jika anda suka dengan tantangan dan suka eksplorasi, anda bisa memilih woven wrap atau meh dai, yang memerlukan sedikit effort untuk memahami proses pemakaian dan tekniknya.

  • Fitur dan fleksibilitas

Masing-masing jenis gendongan memiliki fitur yang berbeda. Anda bisa membandingan, apakah gendongan pilihan anda mempunyai fitur yang anda butuhkan? Apakah gendongan yang anda pilih sesuai dengan keinginan anda untuk menggendong dengan berbagai posisi?



  • Bahan

Anda bisa memilih bahan yang sesuai dengan iklim yang sesuai tempat tinggal anda. Bisa memilih bahan yang menyerap keringat dan breathable untuk iklim yang tropis, bisa memilih bahan yang tebal dan hangat untuk iklim yang dingin.



  • Adaptability

Apakah anda menginginkan gendongan yang bisa anda pakai di fase bayi tertentu dan akan mengupgrade size seiring tumbuh kembang anak anda? Ataukan anda ingin membeli satu gendongan yang akan anda pakai dari bayi hingga toddler?


  • Appearance


Last but not least adalah tentang penampilan. Apakah anda suka desain dan motifnya? Apakah anda bahagia memakainya?

 

There's no best babycarrier, only one is the best for you

Ya, tidak ada yang namanya gendongan yang terbaik untuk semua orang, tidak ada satu gendongan yang cocok untuk semua orang, yang ada hanya gendongan yang cocok untuk masing-masing orang tua. 


Setiap orang tua memiliki kebutuhan, preferensi, dan proporsi yang berbeda. Kebanyakan dari teman-teman memulai membeli satu gendongan, kemudian beralih ke jenis gendongan lain saat anak mulai tumbuh besar.

Sebelum memutuskan membeli, selain mempertimbangkan poin-poin yang saya tulis diatas, juga dapat meminjam gendongan milik teman atau bergabung dengan pertemuan komunitas babywearing terdekat, untuk mencoba library yang tersedia.

 

Semoga tips memilih gendongan bayi yang saya tulis disini dapat membantu anda menentukan gendongan untuk bayi anda. Apapun gendongan yang dipakai pastikan memakainya sesuai dengan peruntukan dan memperhatikan safety/keamanan dalam menggendong, sehingga manfaat dari babywearing dapat dirasakan secara optimal oleh bayi dan penggendong. Selamat menggendong dengan penuh cinta 😘


Read More

Hexagonia Memasuki Zona 4E

 

Zona 4e Hexagon city
Zona 4E

Perjalanan saya menjadi Hexagonia di Hexagon City kurang lebih sudah sebulan ya. Kami menjalani setiap proses menuju goal di Project Passion yang telah kami susun di masing-masing co-housing. Minggu ini kami Hexagonia memasuki zona 4E. Apakah itu?

 

 

Zona 4E

 

Zona 4E ini terdiri dari  Enjoy, Easy, Exellence dan Earn. Ini adalah tools untuk mengetahui sejauh mana progress yang telah kita jalani dalam aktifitas di project passion ini.

 

  • Enjoy

Apakah aktifitas  yang kita jalani dalam project passion ini menyenangkan dan kita menikmati dalam prosesnya.

  • Easy

Apakah kita merasa mudah dalam menjalankan setiap aktifitasnya, dapat menghadapi setiap tantangan dan hambatan yang muncul.

  • Excellent

Keunggulan dalam menjalani project passion iki dapat diraih, jika kita dapat melalui setiap tantangan yang muncul dan tetap menjalani prosesnya dengan enjoy.

  • Earn

Apakah aktifitas yang kita lakukan ini memiliki nilai, misalkan memberi manfaat bagi diri pribadi ataupun untuk lingkungan sekitar.


Diskusi Co-Housing

 

Kami melakukan diskusi seperti biasa di kelompok co-housing ibu dan anak 3. Kami saling memberikan pendapat dan saling mengisi untuk mendapatkan hasil musyawarah yang disetujui bersama anggota kelompok. Dan hasil diskusi kelompok kami menghasilkan suatu kesimpulan seperti yang terganbar di ilustrasi berikut. 

 

Visi & Misi

Visi & Misi CH Ibu & Anak 3
Visi & Misi CH Ibu & Anak 3

 

Activity

Activity Co-housing Ibu & Anak 3
Activity Co-housing Ibu & Anak 3

Golden Rules

Golden Rules CIA 3
Golden Rules CIA 3

4E To Nation



Aliran Rasa

 

Minggu ini saya agak berlari mengejar ketertinggalan di CIA 3, setelah sempat terengah-engah di minggu kemarin, karena gadget yang sedang nggak bisa diajak kompromi. 

 

Minggu ini di co-housing kami melakukan sesi kenal lebih dekat, agar masing-masing anggota menjadi lebih mengenal seluruh timnya. Saya dibuat melongo dengan sepak terjang para member CIA 3, saya belajar banyak dari beliau-beliau ini. 

 

Akh rasanya menyenangkan sekali bisa berkesempatan belajar bersama teman-teman yang se-passion, yang mempunyai tujuan yang sama di sini. Saya menjadi tidak sabar menanti akan ada apalagi nih setelah kami Hexagonia memasuki Zona 4E? 


#HexagonCity
#ZonaE
#ProjectPassion
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional





Read More

Staycation di The Westlake Resort Yogyakarta

Staycation The Westlake Resort Yogyakarta
Staycation di The Westlake Resort


Siapa sih yang kangen piknik? Kamu? Sama dong sama saya, hehe. Tanggal 18 September lalu saya ke The Westlake Resort Jogja untuk refreshing. Setelah survey online, tempat ini menjadi pilihan yang menurut saya sangat pas untuk staycation bersama keluarga.


Sejak bulan Maret 2020 saya yang biasanya jalan-jalan bareng keluarga, memilih stay at home. Bahkan untuk ke mall deket rumah aja jadi mikir, kalau enggak butuh dan penting banget, enggak deh. Setelah mulai masuk fase new-normal, kami mulai mencoba staycation di lokasi yang sebenarnya nggak jauh banget dari rumah.


Lokasi The Westlake Resort

Lokasi The Westlake Resort Yogyakarta
Lokasi The Westlake Resort Yogyakarta - Google Maps


The Westlake Resort berlokasi di Jalan Ringroad Barat (Jalan Siliwangi) Bedog, Trihanggo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Walau posisinya tidak dipinggir jalan utama, namun jalan menuju Resort sangat dekat dan nyaman dilalui kendaraan, baik sepeda motor ataupun mobil.

Dari rumah saya, yang berada di daerah Kledokan, Caturtunggal Depok Sleman, resort ini berjarak 12 kilometer, yang kami tempuh selama sekitar 20 menit menggunakan mobil pribadi dengan lalu lintas yang lumayan agak padat karena bersamaan dengan jam pulang kantor waktu itu di Hari Jumat.


Kami memilih rute tercepat yaitu melewati jalan ringroad utara yang langsung lurus saja ke ringroad barat, hanya satu kali melakukan putar balik sebelum memasuki lokasi tujuan.


Reservasi Kamar


Jaman sekarang proses reservasi sangat dimudahkan dengan banyaknya pilihan aplikasi di smartphone. Kita tinggal pilih hotel, pilih tanggal, pilih kamar dan cara pembayarannya. Semua dalam genggaman, praktis, hehe.


Saat staycation di The Westlake Resort saya melakukan reservasi melaluki aplikasi Traveloka. Alhamdulilah waktu itu pas banget ada kode promo, jadi dapet potongan harga deh.


Di The Westlake Resort ada beberapa pilihan kamar, yaitu:
  1. Deluxe Room
  2. Executive Room
  3. Family Room Garden View
  4. Family Room Lake View
  5. Suite Room
  6. Presidential Suite


Saat itu saya reservasi Family Room Lake View, untuk 2 kamar, dengan detail harga sebagai berikut.

Rate-kamar-family-lake-view
Reservasi Kamar

 

Reservasi via traveloka tanggal 15 september 2020 untuk menginap tanggal 18 september dan checkout tanggal 19 September 2020. Harga yang saya bayar sudah include breakfast untuk 2 kamar ya. Breakfast ini optional, boleh ambil boleh tidak saat reservasi, pastinya rate akan berbeda jika kita tidak mengambil item breakfast.
 

Seperti kita tahu, rate kamar hotel itu sangat fluktuatif yang disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: faktor ketersediaan kamar dan faktor permintaan musiman. Harga hotel akan berbeda jika dalam musim liburan (hari raya atau hari libur nasional) jika dibandingan dengan hari biasa.


Proses Check in

Sebelum memasuki area parkir The Westlake Resort, Anda akan melewati The Westlake Resto terlebih dahulu di sebelah kanan Anda. Sebuah Resto yang cukup terkenal juga di Yogyakarta dengan suasana, view dan menu yang sangat oke kalo menurut saya.


Saat tiba di area parkir, Anda akan langsung dapat melihat lobby yang cukup luas dengan interior kayu yang sangat keren. Saat sampai di lobby, Anda akan disambut oleh greeter dan akan dipersilahkan untuk melakukan proses checkin di meja resepsionis.


Proses checkin disini cukup cepat ya, saya hanya menunjukkan bukti reservasi saya di aplikasi Traveloka kemudian diminta menunjukkan ID Card, dan  menandatangani sebuah kuitansi. That’s it, simple sekali, nggak nyampe 5 menit, sudah selesai.


Setelah selesai dengan administrasi, kami dipersilahkan untuk mengambil welcome drink yang sudah disediakan, sambil menunggu shuttle car yang akan mengantar kami ke kamar. Yaps, kami diantar oleh shuttle car milik resort menuju kamar kami. Kami juga diperbolehkan menggunakan shuttle car ini sewaktu-waktu membutuhkan.


Shuttle-car-the-westlake-resort
Shuttle Car Yang Nganterin ke kamar

Jalan di the westlake resort
Jalan Menuju Kamar


Jadi, kamar-kamar di The Westlake Resort itu posisinya melingkari sebuah danau (lake) besar. Kebetulan kamar kami ada di ujung sana, kalau jalan kaki mungkin akan membuatku gobyos haha.


Family Lake View

Kamarku




Sesuai namanya, kamar kami menghadap ke sebuah danau besar, di setiap kamar disediakan balkon pribadi. Asik banget deh viewnya buat dinikmati sambil kasih makan ikan atau sambil ngopi. 


Viewnya sungguh keren deh, view menuju kamar, view dari dalam kamar juga bagus banget, tangannya gatel buat ambil foto terus pake handphone, hehe.

Lake view dari atas kasur


Di resort ini tersedia 8 kamar bertipe ini, dengan luas kamar sekitar 52 meter persegi, cukup luas jika bawa anak kecil ya. Kami memilih family room karena disediakan 2 bed di kamar tipe ini, 1 king bed dan 1 single bed. 

Kami memilih tipe ini karena kami membawa 3 bocil, 2 anak mbak saya, dan 1 anakku. hehe.

Ada 2 bed di family lake view room
Ada 2 bed di family lake view room


Kamar mandinya juga cukup luas, dengan fasilitas yang lengkap, seperti alat mandi dan hairdryer. Kamar mandinya bersih, cukup terang dengan penerangan lampu dan penerangan alami di salah satu sudut kamar mandi. Sukak deh, alami gimana gitu, hehe.


Fasilitas lain yang ada di dalam kamar tipe ini yaitu:

  • Sistem Kartu Kunci Elektronik
  • 42 ″ Televisi LED dengan Televisi Satelit Multi Channel
  • Remote AC Pribadi
  • Telepon
  • Fasilitas Pembuat Kopi dan Teh
  • Mini Bar
  • Kulkas
  • Safe Deposit Box
  • Akses Internet WiFi
  • Pengering Rambut
  • Handuk
  • Lemari pakaian
  • Meja kerja



Bagian yang paling saya suka di kamar ini adalah balkonnya, hehe. Balkon pribadi yang menghadap ke danau ini asyik banget dipake buat duduk-duduk di sofanya, sambil ngeteh/ngopi sambil memperhatikan anak-anak memberi makan ikan.

Coffee and sunrise at the the westlake resort yogyakarta
Ngopi sambil liat sunrise


Di setiap kamar di sediakan 2 bungkus pakan ikan, yang boleh dipergunakan dengan membayar biaya tambahan hanya sebesar Rp 10.000,00 per bungkus. Cukup murah untuk ukuran segitu. Anak-anak juga sangat happy dengan aktifitas memberi makan ikan yang jumlahnya sangat banyak dengan ukuran yang bervariasi, ada yang kecil, ada juga yang besar sekali.

Ikan-ikan di The Westlake Resort
Ikan-ikan di The Westlake Resort

lake view
View di sebelah kanan kamar


Dari balkon kamar saya, di sebelah kiri saya dapat melihat kolam renang yang letaknya di sebelah resto, saya dapat melihat deck area beserta perahunya, di sebelah kanan saya juga dapat melihat sebuah pulau kecil di tengah danau yang dihuni oleh beberapa ekor angsa.


Children Friendly


Banyak pertanyaan di whatsapp group komunitas saya, yang nyari “hotel mana ya children friendly?”. Banyak pilihan di Jogja, dan The Westlake Resort ini adalah salah satunya. Ada beberapa aktifitas outdoor yang bisa kita lakukan bersama anak-anak disini.

1. Bersepeda

Rent bike di the westlake resort yogya
Bersepeda di area resort


Di lobby tersedia beberapa jenis sepeda yang dapat disewa dengan tarif yang cukup murah. Kita bisa bersepeda di area resort yang asri, anak saya sangat menikmati kegiatan ini.


2. Berenang

swimmping pool di the westlake resort
Andien dan luna berenang


Kolam renang di resort ini ada di sebelah lounge dan resto, bernama Pasiraman Pool. Dari kolam renang kita dapat langsung memandang danau besar yang hanya berjarak beberapa centimeter dari tepi kolam renang. Jika membawa anak kecil, bisa bawa pelampung atau neck ring dari rumah.



3. Lake Tour

lake tour the westlake resort
Deck area dan lake tour


Di resort ini ada fasilitas lake tour. Disebelah resto resort ada sebuah telaga deck dan perahu kecil berwarna putih disisi deck.


4. Jogging

 

Jogging track the westlake resort yogya
Jogging Track The Westlake Resort

Di area resort terdapat jogging track yang dapat kita manfaatkan untuk berolahraga.



5. Memancing & Bebek Air di The Westlake Resto

Lokasi resort ini hanya berjarak 100 meter dari The Westlake Resto. Kami sempat kesana untuk makan malam di tanggal 18 September dan makan siang di tanggal 19 September. Kami hanya berjalan kaki dari resort, karena sangat dekat. Di The Westlake resto, disewakan alat pancing beserta umpannya. Jadi sambil menunggu makanan ready, kita bisa memancing disana, dengan sistem catch and release ya. Ekh iya, disini juga disewakan bebek ikan yang bisa kita gunakan memutari danau di restonya.



6. Fish Feeding

Ini sih yang jadi favorit anakku dan ponakanku, memberi makan ikan dari balkon kamar. Saking banyaknya ikan di danau, tiap kita menaburkan makanan ikan, ikan ikan pada berebut. Suaranya ikan yang berebut itu bikin anakku girang, kecipak kecipuk. Seru banget.



7. Permainan tradisional engklek

Permainan tradisional
Permainan Engklek


Nggak jauh dari kamar saya, ada area bermain engklek. Ya, engklek itu permainan tradisional yang dulu sering saya mainkan waktu kecil. Saat ini udah jarang ya, anak anak main ini. Saya jadi bisa mengenalkan permainan ini kepada Andien anak saya.



Tips staycation asik bersama anak di saat pandemi



Pandemi ini membuat saya yang juga seorang ibu menjadi selektif banget dalam memilih tempat untuk membawa anak-anak. Berikut saya share tips staycation bersama anak ala saya ya.



  • Pilih tempat yang children friendly


Saya selalu survey sebelum melakukan reservasi, saya cek apakah ada fasilitas yang dapat dipakai oleh anak-anak. Tujuannya biar anak nggak bosen di kamar aja nonton siaran televisi, namun bisa aktifitas diluar.



  • Jauh dari kerumunan/keramaian


Ini yang harus kita perhatiin sih di masa pandemi gini. Lokasi staycation kita baiknya jauh dari aktifitas kerumunan banyak orang. Saya memilih hotel/resort yang tidak terlalu berada di lokasi yang padat.


  • Booking dari jauh hari


Jika kita sudah menentukan tempatnya, baiknya tidak melakukan reservasi di hari-H. Lakukan reservasi dari beberapa hari sebelumnya, untuk memastikan ketersediaan kamar yang kita butuhkan. Dan biasanya nih, jika kita reservasi dari jauh hari itu bisa dapet harga yang lebih miring dibandingkan jika kita booking di hari-H.



  • Aktifitas outdoor


Pilihlah hotel/resort yang mempunyai area outdoor untuk kita beraktifitas secara aman dengan protokol kesehatan. Aktifitas ini selain menjadi sarana rekreasi juga menjadi sarana belajar anak-anak.



  • Reservasi diluar weekend/hari libur


Untuk menghindari padatnya pengunjung, kita bisa memilih waktu di weekday, dan menghindari akhir pekan, hari libur nasional atau hari raya. Di hari-hari tersebut biasanya permintaan akan suatu kamar hotel/resort biasanya meningkat, selain padat pengunjung, biasanya room rate nya juga naik.



Staycation sementara ini menjadi pilihan saya untuk melakukan penyegaran bersama keluarga di masa pandemi, namun dengan pertimbangan yang ketat, demi menjaga protokol kesehatan. Tips diatas saya terapkan saat saya akan melakukan reservasi di The Westlake Resort Yogyakarta. So, next kita mau staycation kemana lagi ya, ada rekomendasi?













Read More

Yeay, Blog ku sudah TLD!


Domain Blog TLD


Yeay tanggal cantik yang ditunggu datang juga! Bukan belanja skincare dan baju loh. 11.11 jam 11.11 ini saya memang berniat membeli TLD untuk blog saya di salah satu penyedia jasa domain.


Saat ini saya masih mengikuti Coaching For Newbie , di minggu ini kami sedang masuk di materi membeli dan memasang TLD atau Top-Level Domain. Di grup whatsapp, para member berbagi info, penyedia jasa domain mana saja yang sedang mengadakan diskon.


Sebagai mamak-mamak pemburu diskon, mata saya pun berbinar, nggak mau melewatkan kesempatan ini. 😍


Mempunyai blog dengan custom domain TLD adalah salah satu keinginan yang ada di wishlist saya sejak lama. Dan alhamdulillah akhirnya terwujud.

Cara Menentukan Nama Blog TLD

Cara memilih nama domain
Memilih Nama Domain


Sebelum kita membeli domain, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan biar nggak nyesel nantinya, hehe.
  • Jangan terlalu panjang. Salah satu parameter SEO adalah panjang maksimal url adalah 75 karakter, dihitung dimulai dari huruf pertama di HTTPS.
  • Domain tidak mengandung angka dan strip, karena mudah naik spam scorenya.
  • Pilih domain yang unik, mudah diingat namun tidak alay.
  • Domain is your branding. Pikirkan masak-masak sebelum menentukan.

Nah itulah poin-poin yang perlu kita perhatikan sebelum kita menentukan untuk membeli domain TLD.


Saya sejak lama telah memiliki beberapa pilihan domain yang ingin saya pakai jika suatu saat saya membeli domain TLD.


Namun dengan beberapa pertimbangan akhirnya saya memakai nama saya sendiri, menjadi www.dwisumartini.com . Sebelum saya memutuskan, saya meminta pertimbangan suami saya, dan beliau setuju. Hehe.


Membeli Custom Domain


Bagi yang suka atau hobby belanja online di market place atau website, kemungkinan besar tidak akan bingung dengan proses transaksinya. Beberapa istilah yang dipakai tidak jauh berbeda.


Setelah saya menentukan nama domain yang akan saya pakai, saya membuka dulu tuh materi cara memasang TLD yang diberikan bu Guru saya. Saya baca sekilas dengan rasa kemrungsung, karena saya sedang melakukan persiapan ke luar kota bersama Andien, berdua saja. Materinya lengkap dan pastinya sangat membantu saya dalam proses ini.


Aku tuh deg-deg an banget, di satu sisi saya harus segera berangkat ke luar kota agar tidak terlambat, namun di satu sisi, saya takut tidak kebagian kuota diskon domain. Galau deh saya.


Dan pemirsa. Saya berangkat dari rumah jam 10.30 wib, aku makin khawatir. Perjalanan yang akan saya tempuh kira-kira adalah 1,5 jam.


Khawatirnya saya adalah bagaimana jika pas nggak pegang handphone, kalau pas nggak dapet sinyal gimana, kalo pas baterai lowbat. Banyak hal berkecamuk di pikiran. But show must go on. Saya tetap berangkat, dengan bismillah, semoga dimudahkan dan dilancarkan.


Dan benar saja, saat di perjalanan saya kelupaan. Saya baru tersadar di jam 11.45 wib. Kemudian langsung gercep melakukan transaksi di perjalanan.


Alhamdulillahnya saya masih kebagian kuota promo domain nya. Nama pilihan saya pun juga masih available.


Saya menyelesaikan proses pembelian sampai ke tahap payment. Namun tidak langsung saya setting, karena ada suatu acara yang harus saya datangi.


Saat pembayaran terkonfirmasi, saya nyicil ayem gitu. Alhamdulillah custom domain blog sudah di tangan. Akan saya setting besok waktu sudah di rumah.

Setting Domain TLD


Dua hari kemudian, saya sampai di rumah. Setelah beristirahat cukup, saya menyalakan PC saya dan memulai proses setting DNS.


Yang harus kita lakukan adalah memverifikasi domain kita terlebih dahulu melalui link yang telah dikirim ke email kita. Kita hanya perlu input email dan NIK.


Setelah itu kita login ke akun penyedia layanan dan masuk ke dashboard blog kita.


Di akun penyedia layanan ini kita melakukan setting DNS. Sebagai pemula, saya nggak sekali berhasil, haha.


Di dashboard blog kita setting alamat blog TLD di custom domain. Butuh 2 kali setting baru bisa tuh blog saya terdirect ke domain TLD saya.


Alhamdulillah proses membeli dan setting domain TLD sudah berhasil. Rasanya happy sekali, dapat memiliki alamat domain impian.


Pe-er nya adalah saya harus lebih konsisten menulis konten yang bermanfaat agar domain TLD ini tidak nganggur di isi sarang laba-laba. Hehe.

 

Penyedia Jasa Domain


Saya membeli domain ini di RumahWeb. Kenapa disini? Tidak ditempat lain?


Ada banyak pilihan sebenernya yang sedang promo. Saya memilih ini karena promo untuk domain .com nya lumayan murah. Saya masih konsisten menjadi mamak-mamak pecinta diskon. Hehe


Penyedia jasa domain yang menjadi topik pembicaraan temen-temen di grup wa antara lain niagahoster, dewa web, rumahweb dll.


Semua memilih sesuai dengan keinginan dan preferensi masing-masing. Semua sama-sama bagus kok. 


Domain .com


Kenapa saya memilih domain .com bukan .ID , .my.id , .net atau yang lain?


Domain .com ini adalah domain paling populer. Lebih dari 50% di dunia menggunakan domain.com.


Domain .com mudah diingat. Bagi kebanyakan orang jika mendengar kata website, yang terlintas adalah .com.


Domain .com ini SEO friendly. Karena cakupannya international dia akan lebih mudah muncul di mesin pencarian.


Domain .com ini pendaftarannya sangat mudah. Dokumen yang kita perlukan untuk verifikasi hanyalah NIK. Untuk domain dengan kode negara tertentu memerlukan dokumen lain untuk proses pendaftarannya.


Murah. Ini adalah yang terlintas di kepala saya pada saat checking nama domain yang akan saya pilih. Hehehe. Disini saya masih konsisten sebagai mamak-masak pecinta diskon. Hehe.


Jika sudah mempunyai domain .com apalah perlu saya membeli domain dengan nama saya dengan domain lain? Misal .net atau .ID


Sangat memungkinkan jika domain tersebut masih available alias belum dibeli oleh pihak lain. Membeli domain lain yang namanya sama atau mirip dengan domain website utama akan lebih menguntungkan, karena akan mempermudah direct ke website utama.


Wah, semoga saya punya rejeki ya, biar bisa punya domain lain selain .com .


Tetapi pepatah mengatakan, sebaik dan sebagus apapun nama domain anda, pastikan Anda mengelolanya dengan maksimal agar lebih bermanfaat. Hehe, jangan sampai blog udah TLD tapi masih malas nulis. Aduh semoga saya nggak gitu yaa.


 

Tahap awal proses


Alhamdulillah proses ini telah dilalui. Ini bukan akhir tujuan. Memiliki blog TLD adalah suatu awal baru bagi saya. Untuk lebih banyak belajar, lebih banyak menulis dan semoga saya bisa konsisten menjalaninya dan selalu mengingat lagi the big why saya ngeblog.Kalau Anda, pernah mengalami kegalauan saat memilih dan memasang domain nggak saat masih newbie? Share donk :)

Read More

Memasuki Zona Habit di Hexagon City

 

Zona Habit Hexagon City

Dalam dua pekan kemarin kami Hexagonia memasuki zona Habit. Bagi saya pribadi ini fase yang sangat berat buat saya, karena saya mengalami beberapa kejadian yang membuat saya terhambat mengikuti diskusi bersama teman-teman co-housing.

 

Kalau dijelaskan rasanya rumit sekali, saya ibaratnya sampai terengah-engah menjalani rutinitas pribadi, project diluar, beberapa kelas dan ditambah sempat tidak bisa mengakses handphone selama sehari-semalam karena mati listrik yang disebabkan puting beliung yang menerjang Magelang Selatan beberapa hari lalu.

 

Tidak berhenti disitu, handphone saya pun mengalami kerusakan, yang mengakibatkan saya tidak bisa mengakses grup co-housing. Rasanya pengen nangis, bener deh. Tapi saya berdoa, semoga ini semua berangsur membaik. Dan handphone hadiah undian yang saya menangkan beberapa waktu lalu, segera mendarat agar dapat berkumpul dengan teman-teman lagi di WAG.

 

Zona Habit

Memang diperlukan suatu effort untuk Breaking The Habit, itu yang saya rasakan. Tapi saya masih setia dan semangat mengingat tujuan saya menjalani proses belajar ini. Akan ada pelangi indah setelah badai besar, quotes nya begitu. hehehe 

 

Dalam dua minggu zona habit ini kami di co-housing menggodok dan menentukan milestone sesuai dengan tujuan co-housing. Diskusi berjalan setiap hari antara warga co-housing. Co-housing Ibu & Anak 3 ini saya akui sangat keren, mereka masing-masing mempunyai background pengetahuan dan pengalaman berbeda, yang bersatu padu untuk menentukan tujuan yang baik.

 

Milestone 1

Milestone 1 Zona Habit Hexagonia
Zona Habit Milestone 1

 

Milestone pertama di co-housing Ibu & Anak 3 terfokus untuk internal co-housing. Kami menentukan jadwal internal sebagai berikut:

  • Aktifitas Pekan 1

Tanggal 9 Nov - 14 Nov

Task: Mengumpulkan video, maksimal 15 November 2020

  • Aktifitas Pekan 2

Tanggal 16 Nov - 21 Nov

 Task: Mengumpulkan video, maksimal 22 November 2020

  • Aktifitas Pekan 3

Tanggal 23 Nov - 28 Nov

 Task: Mengumpulkan video, maksimal 29 November 2020

Setiap member co-housing wajib membuat 1 jurnal dan 1 video dalam 1 pekan selama periode November sampai Desember. 

Hal ini dimaksudkan agar member menjadi terbiasa melakukan aktifitas sesuai tujuan dan mendokumentasikannya, agar dapat melakukan evaluasi setelahnya.


Milestone 2

Zona Habit Hexagon City
Zona Habit Milestone 2

 

Di tahapan milestone dua, kami akan mencoba keluar dari co-housing dan mengajak para co-housing lain untuk belajar bersama dan bermain bersama kami. 

 

Milestone 3

Zona Habit Milestone 3
Zona Habit Milestone 3

 

Nama project kami di co-housing 3 Ibu Anak adalah Semesta Bermain Bahagia, selaras dengan itu, di milestone 3 kami berencana untuk mengajak masyarakat umum untuk belajar dan bermain bersama kami.  

 

Dengan harapan, akan makin luas jangkauan project kami, sehingga makin banyak yang merasakan manfaat baiknya.

 

Habit Personal

Dalam project yang cukup panjang ini, ada habit personal yang ingin saya tumbuhkan di dalam diri saya, kaitannya dengan tujuan project co-housing ibu & anak ini. 

Zona habit Personal
Zona Habit Personal

Beberapa poin diatas ada yang sudah saya kerjakan sejak lama, namun belum disertai konsistensi. Di moment ini saya ingin menguatkan kembali apa saja yang ingin saya bangun.

 

Bismillah semangat!

 

 

Self Evaluation

Evaluasi personal saya di minggu ini ada di masalah manajemen waktu, diluar kendala lainnya. Semoga di pekan depan, semua dapat teratasi

Self Evaluation This Week

 

Habit To Nation

Dan inilah rangkuman diskusin zona habit, di habit to nation dari co-housing Ibu dan Anak 3


 

#HexagonCity
#Hexagonia
#HabittoNation
#KuliahBundaProduktif
#InstitutIbuProfesional

Read More

Belajar Mengenal Huruf

 

Andien Belajar Mengenal Huruf
Andien Belajar Mengenal Huruf

Andien, anak saya yang saat ini berusia 4 tahun lebih 2 bulan, sedang dalam masa pre-school. Andien lagi senang mempelajari hal baru, seperti belajar mengenal huruf, angka, hewan, tumbuhan dan segala hal yang dia temui setiap hari.


Dia memang sudah mengikuti playdate Montessori di salah satu Paud Montessori di kota kami. Berhubung masa pandemi gini sekolah libur kan yaa, jadi Andien belajar dirumah bareng mamanya dulu di rumah.


Pe-er banget nih buat mamanya untuk membuat jadwal belajar harian Andien. Mulai deh mamanya browsing tentang kegiatan belajar anak paud, ikut kulwap, webinar dan baca buku. Awalnya saya mengira ini akan menjadi sesuatu yang rumit dan susah. Tapi ternyata menyenangkan.


Mengenal Huruf

Saya mengenalkan Andien ke huruf dan Angka mungkin sudah sejak lama ya, namun sambil lalu aja, karena menurut saya, Andien waktu itu terlalu dini.


Awal Andien bersentuhan dengan huruf dan angka adalah dari buku. Ya, saya telah membelikan Andien buku bahkan sejak dia masih bayi, saya memberikan buku bantal, kemudian board book yang saya bacakan setiap ada kesempatan.


Saya menyadari Andien sudah siap berkenalan dengan huruf secara lebih intens, saat dia mulai sering menanyakan. “Mama ini baca nya apa ?”



Saat ada kesempatan, saya kemudian membelikan Andien poster huruf dan angka, agar dia semakin sering melihatnya. Kemudian saat ada rejeki saya belikan flashcard huruf dan kata.


Andien sangat menikmati proses perkenalannya dengan huruf dan angka. Dia menyukai kosakata baru yang dia temui. Saya pun jadi makin bersemangat menemaninya berproses.


Meskipun saya mempunyai jadwal belajar dan target pencapaian belajar Andien, namun saya tidak memaksakan Andien harus setiap hari dan harus berapa lama proses belajar ini. Di usia Andien yang sekarang ini, saya menyesuaikan keinginan Andien. Walau kadang ada proses tarik ulur dan membuat kesepakatan dengan Andien.


Hobi Jualan

Saya kebetulan mempunyai hobi berjualan online sejak dahulu masih gadis, hehe. Sekarang hobi yang menghasilkan income ini masih saya jalani.


Mungkin karena status saya sekarang adalah ibu beranak satu, jadi produk yang saya jual tidak jauh dari kebutuhan ibu dan anak, salah satunya adalah mainan edukasi.



Magnetic Recognize Words

 

Tampilan Produk Belajar Mengenal Huruf
Tampilan Produk

Magnetic Recognize Words, atau pengenalan angka magnetik ini adalah salah satu produk yang saya jual. Ini adalah produk impor dari China yang tanpa merek.


Waktu vendor menawarkan barang ini, saya otomatis berbinar. “Wah bisa buat Andien belajar nih”, hehehe. Dan benar saya memesan lebih dari orderan customer saya, untuk Andien.


Waktu barang datang ke rumah nih, yang paling bersemangat buat unboxing adalah Andien. Sebelumnya saya memang tidak memberitahu dia tentang ini, karena jika saya memberitahunya dahulu, dia akan mengingatnya dan menanyakannya berkali-kali sampai barang ini datang ke rumah. Padahal barang impor ini memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk sampai ke Indonesia. Jadi biar suprise aja deh, hehe.


Detail Produk

Detail Produk Belajar Mengenal Huruf

Di dalam kotak mainan edukasi ini berisi sebagai berikut:

  1. 26 pcs huruf kapital
  2. 26 pcs huruf kecil
  3. 20 pcs angka (2 kelompok 0-9)
  4. 5 simbol cuaca
  5. 7 simbol matematika
  6. 30 flashcards warna-warni dua sisi



Spesifikasi produk:

  • Kotak kaleng berukuran 17cm x 12 cm
  • Magnetic abc berukuran 2.4 cm x 2.1 cm
  • Bahan : magnet karet
  • Berat product keseluruhan 350 gram


Dalam promosi disebutkan bahwa produk ini mempunyai fungsi:

  1. Belajar ABC dan matematika
  2. Pengenalan huruf
  3. Permainan mengeja kata



Proses Andien Belajar


Hanya selang beberapa jam setelah barang ini sampai di rumah, Andien sudah meminta saya membukanya. Wah pas moodnya Andien lagi bagus nih, aku bikin videonya sekalian deh ! Ekh videonya sudah tayang di channel youtube kami Dwi Sumartini ya, silahkan mampir. 😍🙏


Untuk seusia Andien, ukuran permainan ini sangat pas lah nggak terlalu besar dan terlalu kecil, ini memudahkan dia untuk membereskan saat selesai mempergunakannya.


Kemasannya yang anak-anak banget membuat Andien merasa belajar rasa bermain, ini yang jadi poin saya memilih alat bantu belajar Andien, agar dia tetap enjoy belajar.

Hal yang pertama membuat Andien happy adalah “Kok ini menempel ma?” . Ya, magnetnya yang menarik perhatian Andien. Kemudian Andien tertarik dengan simbol cuaca nya, dia bersorak “Mama ada matahari, ada hujan!”.


Meski pada awalnya bukan huruf yang mencuri perhatian Andien, namun saat dia diarahkan dia menikmati juga proses belajar ini.


Proses belajar menggunakan Magnet Recognize Words ini saya mulai dengan mengurutkan seluruh huruf dan angka yang ada. Kemudian saya meminta Andien menyebutkan huruf sesuai abjad, beberapa Andien masih salah dan terbalik dalam menyebutkan huruf, namun nggak papa lah ya, namanya juga belajar.


Proses belajar selanjutnya saya meminta Andien untuk bernyanyi lagu A-B-C, dia pun bersemangat sekali menyanyikannya. Ekh setelah lagu selesai, dia malah mau nambah nyanyi A-B-C yang versi Bahasa Inggris, monggo lah Ndien. Semangat sekali dia!


Kami pun kembali melanjutkan belajar rasa bermain ini, saya meninta Andien untuk menulis namanya dengan menggunakan Magnet Words ini, dan dia berhasil ! Meski dia ada kesalahan dalam penyebutan D menjadi B. Hehe, nggak papa Ndien, kita belajar lagi.

“If children feel safe, they can take risks, ask questions, make mistakes, learn to trust, share their feelings, and grow.” ~ Alfie Kohn

Waktunya menggunakan flashcard nya nih. Saya meminta Andien mengeja huruf yang ada di flashcard yang saya tunjukkan. Di flashcard tersebut ada sebuah gambar, yang dibawahnya tertulis sebuah kata. Andien melakukannya dengan baik, Good Job Girl!


Sesi pertama pengenalan huruf menggunakan Magnetic Recognize Words ini cukup lancar, Alhamdulillah. Selanjutnya kami akan belajar mengenal angka di esok hari.


Belajar Menyenangkan


Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan adalah suatu keinginan saya dalam mengasuh Andien. Karena menurut saya, jika si anak ini happy dalam menjalani proses ini, akan semakin mudah dia menerima pelajaran yang dia hadapi.


Sebaliknya, jika proses belajar anak adalah sesuatu yang menjadi beban buat anak, si anak merasa dipaksa untuk mengerti, akan semakin sulit anak untuk menerima dan mempelajarinya secara sadar.


Saya sendiri mulai belajar, bahwa bermainnya anak-anak itu adalah kebutuhan dasar. Dalam bermain mereka akan belajar sesuatu hal yang mungkin menjadi pola dalam dia berfikir,


“Children learn as they play. Most importantly, in play children learn how to learn. ” ~ O. Fred Donaldson


Produk Magnet Recognize Words ini membantu saya dalam menemani Andien belajar mengenal huruf dan angka, yang akan menjadi pintu Andien dalam mengenal pengetahuan yang lebih luas nantinya. So parents, berikanlah anak-anak permainan yang tidak hanya membuatnya bahagia namun juga membuatnya belajar sesuatu. It is note to myself actually, hehe.


Read More