mwhiTlCDhthHJoVo910lbsjffCwCMBKvc9LkqUK1

Pembelajaran Online di Masa Pandemi

Pembelajaran online
Online School





Pandemi covid-19 yang dialami oleh seluruh warga dunia membuat kita semua belajar banyak hal baru. Salah satu pelajaran penting yang saya pelajari adalah tentang pendidikan anak. Keadaan pandemi yang tidak menentu membuat sekolah diadakan secara online. Pembelajaran online di masa pandemi ini membuat saya atau mungkin banyak orang tua lain menyadari bahwa menjadi guru itu tidaklah mudah. Ya nggak bund? Hehehe.

Proses Belajarnya Andien Sebelum Pandemi


Sebelum pandemi masuk ke Indonesia, Andien memang belum officially sekolah yang hadir ke sekolah senin sampai sabtu. Andien mengikuti kelas Montessori seminggu sekali di Paud Star Kids Magelang. Di hari selain kelas montessori andien belajar bersama saya di rumah menggunakan activity book yang memang saya persiapkan untuk kegiatan belajar Andien di rumah. Selain itu saya mengenalkan Andien hal-hal baru dengan cara membacakan buku, mengajak jalan-jalan dan melibatkannya dalam berbagai aktifitas harian.


Dalam kegiatan playdate montessori, ada beragam aktifitas yang dilakukan oleh anak seusia Andien, Andien berusia 3 tahun waktu itu. Niat awal saya mendaftarkan Andien di kegiatan ini adalah untuk sosialisasi, agar Andien juga berinteraksi dengan anak seusianya, karena di lingkungan kami tinggal, sangat sedikit jumlah anak dengan usia yang sama dengan Andien. Namun ternyata bukan hanya mendapatkan teman baru, Andien juga mendapatkan stimulasi belajar yang sesuai usianya.


Pandemi Covid-19 Merubah tatanan proses belajar


Saat kasus covid-19 mulai merebak di Indonesia, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk merumahkan aktifitas belajar mengajar. Dan Andien pun harus berhenti mengikuti playdate montessori. Semua aktifitas belajar Andien kembali hanya di rumah bersama saya, mamaknya.


Hal ini membuat saya belajar berfikir sebagai guru, membuat lesson plan sederhana dengan bantuan ilmu-ilmu yang bertebaran di internet dan buku. Saya mulai menyusun apa saja yang akan dipelajari, buku apa yang dapat menunjang, alat dan bahan apa saja yang diperlukan.


Proses pembelajaran ini kami jalani cukup lama, hingga akhirnya Andien menjadi lebih sering menanyakan, “Ma, kapan bisa belajar di sekolah lagi? Coronanya kok nggak ilang-ilang?”. Andien mungkin sedang merasa bosan, mungkin dia ingin bertemu dengan orang luar selain keluarga, bersosialisasi dengan anak seusianya.


Mencari Sekolah Online


Saya mulai mencari sekolah yang membuka kelas online untuk anak seusia Andien. Cukup lama saya mencarinya, membandingkan dan mempertimbangkan banyak hal. Tentu saja saya mencarinya dengan mengandalkan internet, alhamdulillah yah, meski di rumah aja, kita bisa menggali informasi lebih banyak.


Sambil terus melanjutkan kegiatan belajar saya dan Andien di rumah, saya terus mencari sekolah online. Pada akhirnya saya menemukan sebuah sekolah Montessori di Yogyakarta, Hanacaraka Edukids - Montessori School.


Saya sebenernya tidak asing dengan sekolah ini, karena sewaktu Andien masih mengikuti kelas montessori di Magelang, saya beberapa kali mencoba mendaftar Playdate di Hanacaraka Montessori yang diadakan tiap weekend, karena saya seringkali pulang ke Jogja di waktu weekend. Namun mungkin belum berjodoh ya, setiap saya mendaftar, kuota selalu penuh.


Waktu itu saya sedang scrolling instagram, muncullah postingan tentang Online Class di Hanacaraka Montessori, saya baca dan saya tertarik, namun tanggal pendaftarannya sudah terlewat. Saya memantapkan diri untuk mencari tahu, saya kirim dm (direct message) untuk menanyakan ketersediaan kuota. Alhamdulillah masih bisa. Kali ini Andien berjodoh dengan Hanacaraka Montessori.


Rutinitas Sekolah Online


Usia Andien 4 tahun saat mendaftar kelas online, sehingga Andien masuk ke kelas Sadewa. Kelas online terbagi menjadi 2, yaitu:

Kelas Nakula, usia 1,5 sampai 3 tahun

Kelas Sadewa , usia 3 sampai 7 tahun.


Untuk kegiatan belajar harian, kami diberikan paket learning kit. Paket learning kit ini bisa diambil di sekolah atau dikirimkan via kurir. Satu paket learning kit berisi lesson plan, worksheet, alat dan bahan untuk activity selama seminggu. Untuk panduannya kita dikirim link video via whatsapp group. Sangat lengkap menurut saya.


Untuk pertemuan via tele conference, diadakan setiap senin, rabu dan jumat selama 1 jam per harinya, dengan kelompok kecil di senin dan rabu, dan kelas gabungan di hari Jumat. Di hanacaraka juga ada English class setiap hari kamis.


Kegiatan belajar di hanacaraka montessori sangat menyenangkan, sehingga membuat Andien sangat menikmatinya, dan nggak sabar untuk bertemu dengan miss dan teman-temannya di teleconference.Setiap akhir bulan kami para orangtua diberikan report tentang progress belajar anak. Orang tua juga diberikan fasilitas webinar parents class dan parents meeting.


Saat pandemi menurun, Hanacaraka sempat mengadakan offline class dengan jumlah siswa terbatas dan jam yang terbatas, dengan prorokol kesehatan yang ketat. Andien pun sangat senang bisa bertemu teman-teman dan gurunya secara offline. Bahkan tahun ajaran baru ini seharusnya diadakan secara offline saja, namun keadaan kembali memerah, sehingga kelas online kembali diadakan.


Bagi teman-teman yang sedang mencari sekolah paud yang membuka kelas online dengan kualitas yang oke, Hanacaraka Edukids ini sangat oke menurut saya. Pembelajaran online di masa pandemi menjadi sangat menyenangkan dengan sekolah dan pengajar yang berkualitas. Bagaimana menurut teman-teman?
Related Posts

Related Posts

15 comments

  1. Kalau di Sukabumi, sekolah-sekolah sudah mulai percobaan pembelajaran tatap muka sambil terus dikuatkan dengan verifikasi, termasuk pendataan vaksin untuk guru-guru dan siswa di atas 12 tahun. Tapi untuk tingkat PAUD dan TK memang belum bisa vaksin ya, jadi sepertinya masih on line

    ReplyDelete
  2. Selalu ada solusi dan kemudahan. Selamat belajar Andien

    ReplyDelete
  3. Aku pun mulai memikirkan perihal sekolah anak yang sekarang usia 3,5th dan 2,5th, terimakasih untuk informasinya bund.

    ReplyDelete
  4. Mencari tempat belajar bagi anak usia dini memang harus bener bener selektif, beruntung yah di sana ada Hanacaraka yang sudah teruji...
    Sukses dan semangat buat andien...
    Salam buat Al ..πŸ˜€πŸ˜€

    ReplyDelete
  5. Aku gagal fokeus dengan nama2nya. Ada nakula, sadewa, hanacaraka. Ah jadi pingin pulkan :')

    Pandemi juga mengubah rencana pendidikan anakku mba. Akhirnya ak handel TK A anakku. Dan berniat sekolah formalnya di TK B.

    Tapi keren ih ibunya rajin bikin plan. Semoga lekas normal ya andien. Dan bs school lagi sama temen2.

    ReplyDelete
  6. Mencari lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak memang patut dicari dengan teliti dan seksama ya Mom. Apalagi umur 3 tahun merupakan umur emas anak yang tak boleh disia-siakan begitu saja. Ah, untuk dek Andien, selamat belajar ya dan semoga semangat terus untuk mengasah ilmu di kelasnya :D

    ReplyDelete
  7. jawa banget ya mb nama sekolah dan kelasnya. gemes heheh
    asik banget ada sekolah montes online. ini bisa untuk seluruh indonesia atau khusus area sana aja mb?

    ReplyDelete
  8. Hanacaraka kalo di Batam itu nama sekolah musik, sekolah Montessori ada juga tapi masih online. Jadi emaknya aja yang belajar online anaknya brlajar sama emak. Hehe

    ReplyDelete
  9. Kok masalah biaya gak direview bun? Emak-emak biasanya yang ditanyakan biayanya dulu. Etapi keren ya Hanacaraka... 2 jempol deh

    ReplyDelete
  10. Tentu menjadi tantangan tersendiri ya kak ketika usia PAUD sekolah daring. Dan ini membuat sebagian besar tetangga saya memilih untuk tidak menyekolahkan anaknya yang berusia PAUD.

    Kita selalu berdoa yang terbaik agar bumi segera pulih.

    ReplyDelete
  11. Selamat menikmati sekolah Andine, tetap kreatif meski di rumah saja ya.

    ReplyDelete
  12. Lika liku mendampingi anak2 belajar daring. Masha Alloh banyak cerita selmaa hmpir 2 thn ini. Semangat terus ya mbak

    ReplyDelete
  13. pandemi merubah segalanya dengan proses belajar ya mba. sekolah harus makin kreatif sih menurutku biar anak-anak tetap semangat belajar

    ReplyDelete
  14. Pandemi memang memaksa kita semua berubah sistem ya Mbak. Kalau g mau ikut, sudah pasti tertinggal akan😒

    ReplyDelete
Terimakasih sudah berkenan mampir di halaman kami. Ditunggu celotehnya di kolom komentar, namun jangan tinggalkan link hidup ya :)